12 Desember, 2009

Jutaan anak terancam merokok



Jakarta_ Lebih dari 43 juta anak Indonesia tercatat serumah dengan perokok yang terpapar asap tembakau setiap hari. Padahal, anak-anak yang terpapar asap tembakau bisa mengalami pertumbuhan paru-paru yang lambat, lebih mudah terkena brokitis, dan infeksi saluran pernafasan, telinga serta asma.

30 November, 2009

Perokok Pasif

BAHAYA PEROKOK PASIF.

Kadang kita sangat kurang memperhatikan suatu hal yang kecil. Jika kita tahu sesuatu hal yang besar itu berawal dari yang kecil jugakan. Contohnya mengenai perokok pasif, kita kadang tidak sadar kalau sebenarnya menjadi perokok pasif itu menjadi lebih terancam kesehatannya di bandingkan dengan orang yang merokok itu. Karena asap rokok yang sudah kontak dengan udara itu lebih berbahaya. Dari pada asap yang dihisap langsung dari batang rokok. Tetapi di masyarakat kini sudah berpikiran bahwa yang mempunyai resiko terbesar adalah orang yang merokok itu. Karena mereka piker bahwa mereka hanya menghirup sedikit, sedangkan mereka banyak. Dan hal ini juga tidak pernah terfikirkan oleh perokok itu bahwa asap yang dihirup oleh orang disekitarnya lebih bahaya. Mereka hanya berfikir tentang dirinya sendiri. Tapi ini juga dipengaruhi oleh latar belakang orangnya, sebagian besar mereka pasti tidak mengetahui efek yang ditimbulkan. Apa lagi jika di keluarga itu ada seorang ibu yang sedang hamil atau ada anak bayi yang baru di lahirkan. Mereka-merekalah yang nanti menjadi korban. Ini adalah resiko seorang perokok pasif.

“Asap rokok yang dihirup perokok pasif disebut sidestream smoke (asap samping). Dari sebatang rokok yang terbakar, dihasilkan asap samping dua kali lebih banyak daripada asap utama. Resiko kesehatan perokok pasif sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perokok aktif.

Perokok pasif beresiko terserang beberapa penyakit. Misalnya infeksi paru dan telinga, gangguan pertumbuhan paru, atau bahkan dapat menyebabkan kanker paru. Paparan asap rokok juga memberi pengaruh buruk pada pankreas, sebagai regulator insulin gula. Sehingga perokok pasif juga terancam penyakit diabetes.” http://salimsuharis.blogspot.com/2007/05/resiko-perokok-pasif.html

Maap saya sadar kalau artikel ini sangat jelek sekali, saya hanya menyampaikan apa yang ada di dalam pikiran saya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk pembaca. Jika ada saran atau kritik mohon disampaikan.

12 Oktober, 2009

Apa Manfaat Makan Sayur setiap Hari?

Dalam posting kali ini saya ingin menulis tentang apa manfaat makan sayur setiap hari? Sebenarnya makan sayur itu banyak manfaatnya anak SD pun juga tahu. Makan sayur tidak harus dalam porsi yang banyak, yang penting tiap hari kalau bisa. Sedikit-sedikit lama2 menjadi bukit bener ndak? dari pada makan banyak tapi besoknya tidak lagi ya percuma.
Salah satu manfaatnya yang pasti tubuh sehat, terus manfaatnya kalau buang air besar bisa lancar karena serat yang ada di sayur itu banyak mengandung air jadi waktu buang air besar tidak sakit. Kalau sedikit serat pasti Fesesnya jadi keras. Terus waktu dikeluarkan mesti rasanya sakit, dan itu yang menyebabkan ambeyen. dubur jadi panas karena itu tadi kotorannya keras. apa lagi buang airnya tidak rutin seitap hari.
Maka dari pada itu kita kalau bisa setiap hari harus mengkonsumsi sayur sayuran.
Maaf kalau banyak kekurangan jika ada yang mau menambahkan silakan. terima kasih
beri komentar ya?

06 Oktober, 2009

7 Tips Cara Berhenti Merokok

Cara Berhenti merokok ini adalah yang ingin saya tulis di blog ini. Merokok Memang di sebagian kalangan orang enak, katanya perokok berat gak merokok sehari rasanya mulut kecut....hahahaha....
Nah, itu untuk orang yang belum sadar betapa bahayanya merokok itu. Disini saya mau berbagi pengalaman untuk anda yang ingin berhenti merokok walaupun saya ini tidak merokok, tapi ini adalah pengalaman nyata saya di keluarga. Bapak saya dulu termasuk perokok berat sehari bisa habis 2 bungkus rokok....wah kayak sepor ya??
Dan sekarang bapak saya sudah berhenti total. Sebenarnya berhenti untuk tidak merokok itu gampang-gampang susah ini ada sedikit tips cara berhenti merokok.
  1. Yakinkan diri kamu untuk berhenti merokok (niat)
  2. Coba Mencari penggantinya rokok kalau kamu pengen rokok coba kamu ngemut aja permen. Dan permennya terserah kamu saja yang penting kamu suka.
  3. Kamu cari sisi buruk dari merokok, pastikamu akan sedikit takut.
  4. Coba bergaul dengan teman yang tidak merokok, tapi kalo sama temen kamu masih di tawarin rokok bilang saja alasannya kamu lagi ndak pengen ngrokok ato lagi ndak enak badan.
  5. Kalau masih pengen merokok kamu ingat apa niat kamu pada hari kemarin.
  6. Ingat dari pada merokok uangnya lebih baik untuk beli makanan, ato traktir teman pasti teman-teman kamu seneng...hehehe...
Nah itu sedikit tips dari saya, bapak saya dulu juga kayak gitu. dan sekarang sudah total tidak merokok, dan sekarang sudah bisa beli 2 motor gara-garanya berhenti merokok.
Kamu hitung saja kalau saja 1 bungkus rokok = 7 rb.
sehari habis 2 bungkus jadi 2 x 7 = 14rb. Di kali 30 hari. 14.000 x 30 hri = 420.000.
nah dari situ kalo satu bulan coba kalo setahun?
sudah bisa beli motor tu, dari pada uang di bakar mending ditabung atau di belikan makanan.
bener ndak?

22 September, 2009

Olah raga bisa turunkan kadar gula

Mau terhindar dari resiko diabetes? Tidak ada salahnya setiap hari melakukan jogging atau bahkan berlari cepat selama 30 menit. Olahraga lari rupanya membawa banyak manfaat.

“Sebenarnya kesehatan itu hanya diperoleh dengan berlari selama 7,5 menit perhari,” kata Dokter James A Timmons Dari Heriot-Watt University, Edinburgh, Skotlandia.

Timmons dan para koleganya meneliti 16 pria berusia 20 tahun. Mereka diminta menjalanai enam sesi latihan fisik. Setiap sesi antara lain terdiri dari sprint selama 6 hingga 30 detik, diselingi empat menit istirahat. Setelah beristirahat mereka diminta berlari lagi. Sehingga total latihan tersebut mencapai 17 hingga 26 detik.

Latihan tersebut dilakukan selama dua pekan. Mereka juga diberi larutan manis setiap hari. Ternyata kadar gula mereka tetap normal. PAdalah menurut penelitia laruta glukosa biasanya menaikkan kadar gula darah di atas normal.

Timmons menganjurkan agar setiap orang melakukan latihan olahraga intensif setiap hari. Selain jogging olahraga yang juga bisa dilakukan adalah bersepeda kencang atau lari menaiki tangga dua kali dalam sepekan.

Khusus penderita diabetes berusia 20 - 40 tahun, dianjurkan meningkatkan aktivitas fisik secara bertahap di bawah pengawasan dokter. “Kuncinya kita lebih baik berolahraga rutin 7,5 menit setiap hari ketimbang berlari selama 30 menit tetapi hanya satu kali dalam setahun,” ujarnya/reuters/itz

Sumber: Republika | Senin, 23 Maret 2009 | pukul 12:09:00

smadav antivirus indonesia

Terima Kasih pada pengunjung yang nyasar di Blog jelek ini.

Mohon Berikan Komentar untuk Blog ini. Mohon Berikan Saran dan Kritik yang membangun Untuk Saya.
Terima Kasih